Apakah doa kita sudah di kabulkan?


Dulu saya menggap bahwa doa saya belum juga di Kabul kan oleh Tuhan, berbagai cara sudah saya lakukan sampai saya pergi ke orang pintar berkali-kali agar doa saya bisa segera di kabulkan oleh Tuhan. Namun apa yang saya dapat, doa saya juga belum di kabulkan oleh Tuhan. Sampai saya frustrasi pada waktu itu sambil bergumam di dalam hati “katanya Tuhan maha mengabulkan doa, tapi mana nyatanya”. Sampai ahirnya maaf karena saya muslim saya menemukanfirman Alloh dalam Al-Qur’an

“Dan Tuhanmu berfirman: berdoalah kepada-Ku , niscaya akan Kuperkenankan bagimu” (Al mu’min: 6).

 Setelah saya menemukan ayat ini, rasanya pikiran saya berhenti sejenak sambil berbicara dengan diri  sendiri “ini sudah jelas bahwa Tuhan itu maha mengbulkan semua doa, tapi rasanya kok doa saya belum juga di kabulkan ya, pasti ini ada yang kurang beres di dalam diri saya”. Berhari-hari saya merenung, dan saya agak kaget seperti kebetulan saja saya menemukan sebuah Hadis Qudsi

“Aku (Alloh) sesuai dengan prasangkaan hamba pada-Ku” (Hadis Qudsi).

Disinilah ahirnya saya sadar bahwa Tuhan itu benar-benar SUDAH mengabulkan doa saya semua sesuaidengan prasangka saya. Saat itu juga saya sadar bahwa selama ini saya sudah berprasangka buruk kepada Tuhan. Bagi Anda yang bukan muslim bisa buka kitab suci Anda masing-masing, cari ayat Tuhan yang mirip dengan ayat Al-Qur’an diatas. Saya jamin pasti ada, karena saya juga pernah menemukannya di kitab non muslim.

Apakah saat ini Anda merasa seperti saya dulu bahwa doa Anda belum juga di kabulkan oleh Tuhan? Sekarang begini, coba Anda ingat ketika Anda berdoa kepada Tuhan menginginkan sesuatu, dan rasanya ada yang berbisik “sepertinya saya tidak mungkin bisa mendapatkan itu, “Apamungkin saya bisa mendapatkannya”, “saya seorang pengangguran apa bisa memiliki uang”, dan lain sebaigainya…. Nah inilah yang di maksud dengan prasangka atau istilah lain di luaran adalah  “mental block”. Kalau saya senang menyebut ini adalah program pikiran.Coba Anda renungkan ayat-ayat diatas, inti ayat Tuhan diatas adalah Tuhan itu mengabulkan semua doa hambanya sesuai dengan prasangka hambanya. Kalau Anda masih bilang “tidak mungkin”, “apa bisa”, “mustahil”, maka itu yang di kabulkan oleh Tuhan. Nah jika Anda mau doa Anda di kabulkan oleh Tuhan sesuai dengan yang Anda inginkan, cek prasangka Anda kepada Tuhan, bila masih kurang baik prasangka Anda kepada Tuhan maka saat ini juga rubahlah prasangka-prasangka itu. Ketika Anda merubah prasangka-prasangka Anda itu sama juga Anda memprogram ulang pikiran Anda. Saya tidak membahas tentang program pikiran disini karena sudah saya jelaskan secara gamblang di postingan saya yang berjudul cara kerja pikiran. 

Perlu Anda ketahui bahwa prasangka atau perasaan itu berasal dari pikiran bawah sadar, nah prasangka itu bisa muncul karena adanya program pikiran. Setiap orang pasti mempunyai prasangka yang berbeda terhadap suatu hal, misal ketika mendengar tentang kata atau melihat “uang” setiap orang punya prasangka yang berbeda, ada yang berprasagka uang itu baik, untuk mendapatkan uang itu mudah, ada juga yang berprasangka bahwa uang itu jelek, sumber malapetaka, untuk mendapat kan uang itu sulit, dan lain-lain…Ingat sekali lagi Tuhan itu mengabulkan sesuai dengan prasangka Anda lo ya…. Jadi jangan menyalahkan Tuhan lagi ya… Berdoa itu penting, ada yang mengatakan bahwa doa itu bisa membuat yang gak mungkin menjadi mungkin, sesuatu yang awalnya mustahil tapi bisa saja terjadi. Itu benar! Tapi yang terpenting disini adalah prasangka Anda terhadap doa itu sendiri (Tuhan).

Jadi setiap Anda berdoa, coba anda dengarkan apa saja suara yang berbisik kepada Anda.Prasangka-prasangka apa saja yang muncul. Kalau perlu tulis prasangka-prasangka itu dalam sebuah kertas, agar  jelas. Bila suara hati atau prasangka  Anda tidak sejalan dengan doa Anda maka segera bereskan. Contoh  Anda berdoa kepada Tuhan:

“Ya Tuhan sekarang ini saya butuh uang 50 juta rupiah untuk mengembangkan usaha saya, maka kabulkanlah Ya Tuhan agar saya segera memiliki uang 50 juta agar saya bisa mengembangkan usaha saya dengan mudah cepat dan menyenangkan”.

Sekarang cek prasangka Anda terhadap doa Anda ini, prasangka apa saja yang muncul silahkan tulis di dalam kertas. Di tulis dalam kertas ini tidak harus. Ini hanya untuk latihan saja ya… Misal prasangka Anda yang muncul:

  1. Tidak mungkin
  2. Caranya bagaimana
  3. Penghasilan saya sekarang ini Cuma 5 juta perbulan apa bisa mendapatkan uang 50 juta dalam waktu singkat
  4. Dan lain-lin…

Setelah Anda tulis coba Anda baca kembali tulisan tentang prasangka-prasangka Anda itu, kemudian sadari dan rubahlah prasangka yang tidak sejalan dengan doa Anda tersebut dengan mengatakan atau menulis di bawah prasangka-prasangka yang tidak sejalan itu seperti ini “TUHAN MAHA KAYA, BAGI TUHAN SEMUANYA BISA TERJADI, KARENA TUHAN PUNYA KUASA  TANPA BATAS, DAN TUHAN PUNYA CARA TERSENDIRI UNTUK MENGABULKAN DOA SAYA, MAKA SAYA SERAHKAN SEPENUHNYA DOA INI KEPADA MU YA TUHAN”.

Bagaimana mudah kan…. Kalau semuanya bisa mudah maka ya buatlah mudah….
Prasangka yang sejalan atau tidak sejalan dengan doa Anda tersebut, Saya mengibaratkan Anda itu adalah pemilik perusahaan dan punya banyak karyawan. Ketika Anda punya misi da visi baru, Anda sampaikan kepada para karyawan Anda, apakah semua karyawan Anda setuju dengan misi dan visi Anda. Disaat semua karyawan Anda setuju dengan misi dan visi Anda, maka misi dan visi Anda akan dijalankan oleh semua karyawan Anda dan pastinya akan memberikan hasil yang sempurna seperti yang Anda inginkan. Akan tetapi jika ada sebagian karyawan Anda tidak setuju dengan misi dan visi baru Anda, di saat itulah waktunya Anda berdiskusi dengan karyawan Anda agar menemukan kata sepakat untuk menjalankan semua misi dan visi Anda tersebut. Karyawan Anda yang tidak setuju dengan misi dan visi baru Anda inilah yang namanya prasangka yang tidak sejalan dengan doa Anda. Sudah tahu kan apa akibat apabila sebagian karyawan Anda tidak setuju dengan misi dan visi Anda sebagai pemilik perusahaan…Ya, perusahaan Anda akan sulit berkembang atau bisa-bisa perusahaan Anda bangkrut.Dan Anda tentunya tidak mau itu terjadi kan… Yang pasti Anda mau perusahaan Anda berkembang pesat, memiliki omset yang melejit, sehingga Anda punya penghasilan yang luar bisa besar.

Itulah mekanismenya doa sudah dikabulkan atau belum, pada dasarnya semua doa kita sudah dikabulkan oleh Tuhan. Terkadang Tuhan mengabulkan doa Anda tidak sesuai seperti yang Anda inginkan. Namun memang itu yang Anda mau sebenarnya, doa itu bukan dilihat seberapa bagus kalimat doanya tapi doa itu di lihat seberapa bagus prasangka Anda terhadap doa itu sendiri. Maka dari sekarang dan seterusnya selalulah berprasangka yang baik-baik terhadap doa-doa Anda, selalulah berprasangka yang baik-baik kepada Tuhan, agar kita selalu mendapatkan yang baik-baik juga dan Tuhan mengabulkan doa kita sama seperti yang kita inginkan. Tuhan itu maha baik, dan maha memberi. “Merubah prasangka merubah kehidupanmu”.



Salam berkelimpahan selalu…
Ali Ma’ruf.



Berlangganan update artikel terbaru via email:

5 Responses to "Apakah doa kita sudah di kabulkan?"

  1. Trimakasih atas artikelnya pak, sy baru menyadarinya sekarang tentang mekanisme doa.Oya pak mengenai berdialog dengan diri sendiri itu apa bapak tulis lengkap di buku bapak?

    ReplyDelete
  2. Ya, saya jelaskan dengan lengkap beserta prakteknya di buku "mencipta keajaiban dalam hidup".

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah... ahirnya saya menemukan jawabannya disini. Trimakasih artikelnya Pak Ali. Oya Pak jika masih muncul di dalam hati "apa mungkin ya, dan caranya bagaimana ini bisa terwujud". Mohon bimbingannya Pak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagi Tuhan semua bisa gak? soal terwujudnya itu adalah urusan Tuhan. Kalau mau hidup Anda lebih mudah, jangan mencampuri urusan Tuhan ya...hehehe... Kenali Tuhan Anda seutuhnya, maka semua menjadi beres.

      Delete
    2. Baik Pak, trimakasih. sepertinya saya harus banyak merenung ni untuk bisa mengenali Tuhan. sip Pak

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan ahir artikel